Basarnas Akan Mewujudkan Unit Siaga Tim SAR Di Kota Bogor

Deputi Sarpras dan Sistem Komunikasi Basarnas, Marsekal Muda TNI Fachrizet mengatakan, Unit Siaga SAR Kota Bogor akan menjadi unit SAR ke-78 yang akan menjangkau wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur. Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) akan membentuk Unit Siaga SAR di Kota Bogor.

Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) akan membentuk Unit Siaga SAR di Kota Bogor. Deputi Sarpras dan Sistem Komunikasi Basarnas, Marsekal Muda TNI Fachrizet mengatakan, Unit Siaga SAR Kota Bogor akan menjadi slot bonus new member 100 di awal unit SAR ke-78 yang akan menjangkau wilayah Bogor, Sukabumi dan Cianjur.

Unit SAR Kota Bogor ini nantinya berada di bawah SAR Jakarta sebab personil yang ditempatkan di Unit SAR Kota Bogor yaitu personil dari Kantor SAR Jakarta,\\” ujar Fachrizet usai pertemuan dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di Balai Kota Bogor, Kamis (28/3/2024).

Fachrizet mau dibentuknya Unit Siaga SAR Kota Bogor nanti dapat lebih kencang untuk mengerjakan upaya pencarian dan pencarian dikala terjadi petaka di Bogor, Sukabumi dan Cianjur.

\\”Dalam pelaksanaannya, Unit Siaga SAR tak bekerja sendiri, tapi akan bergabung dengan Tagana, BPBD, Damkar dan lainnya.

Untuk kantor Unit Siaga SAR, kata Fachrizet, Pemerintah Kota Bogor akan memberikan pinjam gunakan gedung di tempat Kayumanis.

\\”Ada di Kayumanis bekas puskesmas yang dapat dimanfaatkan unit SAR Kota Bogor. Nanti akan didiskusikan lebih lanjut dengan BKAD Kota Bogor agar secepatnya terealisasi,\\” tegas dia.

Sambut Bagus
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Pemkot Bogor menyambut bagus keinginan Basarnas untuk membikin unit kerja di Kota Bogor dibawah koordinasi SAR Jakarta, mengingat Kota Bogor yaitu salah satu kota rawan petaka.

Tiap tahun ada lebih dari 1.000 petaka yang terjadi.

\\”Kami selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan tim penanggulangan dan penanganan petaka di Indonesia. Kita punya Damkar, BPBD dan kini akan ada Unit Siaga SAR yang turut terlibat. Jadi akan kami fasilitasi dengan pinjam gunakan aset yang mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan bagus,\\” katanya.

Menhub Lantik Marsdya Kusworo Jadi Kepala Basarnas
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi legal melantik Marsekal Madya TNI Kusworo jadi Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Dengan demikian itu, Kusworo menggantikan posisi Marsekal Madya TNI (purn) Henri Alfiandi.

Pelantikan itu mengacu Surat Keputusan (SK) Presiden Nomor 135/TPA TAHUN 2023 Seputar Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.

Menhub mengatakan, Basarnas mempunyai tugas dan tanggung jawab yang amat penting dalam menyelamatkan tiap jiwa dari risiko petaka dan kedaruratan lainnya dalam kondisi apapun.

Basarnas semestinya mengerjakan perkuatan Pencarian dan Pertolongan Nasional dengan memperbanyak penemuan yang memanfaatkan teknologi, meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta memperkuat pencegahan, mitigasi, dan antisipasi kebencanaan,” ujar Menhub dalam keterangannya, Rabu (4/10/2023).

Ia minta ada upaya penguatan dalam kesibukan SAR yang didorong sumber kekuatan manusia yang menjunjung tinggi integritas.

“Kami menyuarakan selamat bertugas kepada Kepala Basarnas dan konsisten bersepakat menjaga amanah dan integritas serta mengoptimalkan perannya dalam pengerjaan tugas dan fungsi serta berkolaborasi dengan seluruh pihak seperti Kemenhub, TNI, POLRI, dan elemen berhubungan lainnya,” tutup Menhub. Turut hadir dalam pelantikan hal yang demikian KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo; Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran.

×

Hello!

انقر فوق أحد ممثلينا أدناه للدردشة على WhatsApp أو إرسال بريد إلكتروني إلينا sponsorad44@gmail.com

×