Penanganan Kasus DBD, Menkes Budi: Pendekatannya harus komprehensif

Jakarta Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa penanganan kasus dengue yang merupakan penyakit vektor harus menggunakan pendekatan komprehensif.

Menkes Budi menekankan bahwa perlu ada pengendalian vektor dalam hal ini nyamuk Aedes aegypti. Di sisi lain perlu penanganan pada manusia lewat bonus new member diagnostik tepat dan pengobatan yang tepat..

“Kita harus mengendalikan vektornya yaitu nyamuk tetapi dan juga menangani manusianya melalui diagnostik yang akurat dan tata laksan kasus (treatment) yang tepat. Dengan demikian transmisi bisa dihentikan dan kematian dapat dicegah,” kata Budi pada rapat kerja dan FGD bersama Koaliasi Bersama Lawan Dengue di Hotel Raffles Jakarta, Kamis, 28 Maret 2024.

“Kita harus mengendalikan vektornya yaitu nyamuk tetapi dan juga menangani manusianya melalui diagnostik yang akurat dan tata laksan kasus (treatment) yang tepat. Dengan demikian transmisi bisa dihentikan dan kematian dapat dicegah,” kata Budi pada rapat kerja dan FGD bersama Koaliasi Bersama Lawan Dengue di Hotel Raffles Jakarta, Kamis, 28 Maret 2024.

Pemerintah Daerah Harus Turut Serta
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi upaya koalisi bersama dalam mengejar target nol kematian akibat dengue di Indonesia.

“Upaya yang diambil untuk mencapai nol kematian akibat dengue harus diapresiasi dan diperkuat dengan peraturan yang baik. Dengan adanya koalisi bersama ini, langkah penanggulangan ke depan menjadi semakin penting,” ucap Melki dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Melki menambahkan, upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat tapi juga Daerah.

×

Hello!

انقر فوق أحد ممثلينا أدناه للدردشة على WhatsApp أو إرسال بريد إلكتروني إلينا sponsorad44@gmail.com

×