Ni Luh Djelantik Soroti Kerusakan di Pelabuhan Nusa Penida Bali: Apakah Sepatutnya Menunggu Korban Jiwa

Jakarta – “NUSA PENIDA TELUR EMAS DARI BALI, KONDISIMU SUNGGUH MENYAYAT HATI,” begitu penggalan keterangan upload-an yang dibagikan member DPD Terpilih dari Bali Ni Luh Djelantik di akun Instagram-nya, Jumat, 19 April 2024. Bersama itu, ia mengunggah rekaman menunjukkan trek yang roboh di Pelabuhan Toya Pakeh, Nusa Penida, Bali.

Tak cuma dari atas, perempuan yang juga dikenal sebagai desainer sepatu ini turun menunjukkan air laut yang sudah menembus jalan yang terlihat slot depo 10k roboh hal yang demikian. “Lihat ini. Bayangkan kalau ada anak kecil yang jatuh,” katanya. “Bayangkan kalau ada pelancong yang jatuh. Bayangkan kalau ada masyarakat Nusa Penida yang jatuh. Bayangkan bahayanya.”

“Mohon izin pada pemerintah berhubungan, mohon izin pada pemegang kebijakan, mohon izin pada Bapak Pj. Gubernur Bali kesayangan kami, mohon bapak agar seketika bisa menindaklanjuti, sebab kondisi yang dialami masyarakat Nusa Penida sudah berlangsung bertahun-tahun,” ia menambahkan.

Ni Luh menyebut bahwa Juni, Juli, dan Agustus yakni musim liburan, dan ia “tidak berharap ada korban di sini.” Di upload-an lanjutan, Sabtu (20/4/2024), ia berbagi sejumlah foto dirinya di trek pelabuhan yang roboh hal yang demikian, menulis, “BUKA KUPING DAN MATA HATIMU WAHAI WAKIL RAKYAT DAN KEPALA DAERAH. Kejauhan bicara urusan Gubernur sebab mengurus Nusa Penida saja kalian tidak becus.”

“NUSA PENIDA ITU BAGIAN DARI BALI. Kalian tahu kan? Mengapa kalian biarkan bagai perempuan pakaian tercabik-cabik, hati berlubang, nafasnya sudah megap-megap terus dieksploitasi tanpa belas kasihan 😭 Nusa Penida bagai anak tiri yang terbuang. Haruskah Ni Luh Djelantik jadi gubernur agar segala persoalan di Bali teratasi?” tulisnya.

×

Hello!

انقر فوق أحد ممثلينا أدناه للدردشة على WhatsApp أو إرسال بريد إلكتروني إلينا sponsorad44@gmail.com

×